Januari 01, 2011

Ayo ke dunia kami !

Sabtu awal tahun 2011. Seperti biasa, kami tidak pernah bosan melakukan perjalanan ringan menjelajahi sebuah mall yang sudah menjadi tujuan utama kami sejak setahun lima bulan yang lalu hingga saat ini. Bosan? Entah kenapa tidak. Mungkin karena kami selalu punya cara untuk membuat sebuah atmosfer menyejukan ditengah kericuhan sekitar. Bisa dibilang ini sebuah ritual sakral yang patut dijalani. Untuk mengikat dan mempererat. Untuk menyatukan perbedaan. Dan untuk memahami.

Mungkin hanya sekedar menyeruput segelas milo atau cappucino ditemani sebatang rokok. Tidak. Aku tidak akan membakar si-tembakau di mulutku. Dia yang terlihat sangat nikmat menghisap si-tembakau sembari kami berwisata verbal. Kami menikmatinya.

Tapi hari ini sedikit berbeda. Kami menjelajahi masa depan melalui artefak-artefak yang terpampang apik diruangan berukuran besar itu. Aku menikmati perjalanan itu. Membayangkannya saja sudah membuatku bergidik kegirangan. Seakan masa depan sudah ada di genggaman. Keasyikan merangkai rasa. Keasyikan memotret rona kesempurnaan. Abstrak. Tapi tidak ada salahnya. Kami akan mewujudkan keabstrakan itu suatu saat.

Ini yang membuatku bersemangat. Mimpi dan harapan. Hei, kadang manusia butuh bermimpi sebelum mewujudkannya. Apa salahnya aku bermimpi membangun istana megah dengan para penghuni yang bahagia. Itu bukan hal yang tidak mungkin. Semua mungkin.

Dan aku bisa mewujudkannya bersama dia.
Hmm...kalau aku bilang HARUS, tidak apa-apa kan?

Mendadak dangdut (baca: parno)

Ya, nasib di kosan sendiri. Berdiam diri di kamar pojok lantai atas. Untung saja masih ada secercah kehidupan dari balik jendela yang mengarah langsung ke luar. Beruntungnya saya. Kalo saya ada di kamar pojok lorong sebelah kiri? Waaah, apa kabar dunia? Merana. Hampa. Sengsara. dan bahaya.
Sedikit pengen berbagi, rasa-rasanya ada yang aneh dengan aura yang terpancar di lorong atas (baca: lorong kos putri). Saya sudah lama tidak merasakan aura ini. Mungkin tepatnya tidak ingin merasakannya (lagi). Sudah cukup kejadian beberapa tahun silam membuat bulu bergidik, mata tak terpejam, keringat dingin dan bercucuran air mata akibat ketakutan yang luar biasa.

Bukan suatau kejadian yang persis seperti tempo dulu, hanya saja kok tiga hari belakangan ada yang mengusik kenikmatan saya di dunia mimpi ya? Entah hanya sekedar kembang tidur atau itu usikan yang menyesatkan. Setiap malam harus gelisah dan terbangun dengan menangis tragis. Rasa takut itu nyata hanya saja tidak bisa berbuat apa-apa. Entah harus bersyukur atau sebaliknya. Tetap bersyukur karena semua itu mimpi.
Yang jelas saya akan merasa lebih bersyukur kalo kejadian seperti tempo lalu tidak terulang lagi sekarang. Sudahlah, saya tidak menginginkan sebuah 'anugerah' menyeramkan yang disebut-sebut sebagai indera ke sekian. Banyak yang bilang itu mukjizat dan anugerah yang maha kuasa. Tapi bagi saya justru sedikit mengganggu kenyamanan. Ya, apapun itu saya harap segera hilangkan dan biarkan saya normal Ya Tuhan. AMIN.

Ngomong-ngomong, bayangan-bayangan aneh juga sering mengganggu kenyamanan sepertinya. Mudah-mudahan hanya halusinasi semata karena mungkin saya terlampau kelelahan akibat rutinitas. Ya, semoga saja. Semoga hanya ilusi dan fatamorgana bukan realita.

Tapi, jika memang ada, Hei berhentilah menggangguku. Lebih baik jaga aku. Hmm...

Desember 31, 2010

Kata mereka Tahun Baru. Kata-ku Buku Baru.

Tahun baru berdiam diri dalam sebuah ruangan berukuran medium.
Memulai perjalanan baru dengan menutup buku. Tidak. Buku itu masih ada, kok. Mungkin sewaktu-waktu aku akan membukanya sebagai bahan referensi. Menulis cerita baru juga butuh referensi dari sumber-sumber lain, toh!

Belum tahu pasti kira-kira seperti apa ya cerita di tahun depan? Yang pasti perjalanan si tokoh dalam buku cerita itu tidak melulu tentang realita saja. Ada mimpi di dalamnya. Ada imajinasi. Ada peri-peri cantik penghibur lara. Ada pahlawan bertopeng mungkin. Hehehe...Nobody knows.
Yang pasti sampul bukunya tetap sama kok, hanya saja isinya lebih veriatif dan dinamis. Bukan tentang Rapunzel yang terkukung diatas menara. Hei, tapi Rapunzel berhasil melihat dunia pada akhirnya. Butuh keberanian lebih untuk turun dari menara. Ya, itu semua tidak terlepas dari sang laki-laki-pencuri yang membawanya melihat dunia.

Sepertinya di buku itu ada sosok laki-laki pendamping tokoh utama. Hmm...
Mudah-mudahan di buku edisi terbaru ini, sang lelaki dan si tokoh utama akan menjadi pasangan sepanjang masa. Hei, tidak ada salahnya memprediksi dan berharap-harap cemas. Tidak ada salahnya membiarkan dongeng-dongeng bercengkrama dalam kehidupan kedua insan sejati itu. Toh, Kierkegaard pernah berkata 'percaya kepada yang absurd'. Mungkin khayalan yang menjelma menjadi sebuah harapanlah yang membuat manusia tetap bertahan hidup Dan satu lagi pastinya...C.I.N.T.A. Mungkin sebagian berkata itu hal picisan cengeng. Tapi, buktikan saja! Apa kalian bisa hidup tanpa lima huruf tersebut. Bukan sekedar nafsu dan romantika belaka. C.I.N.T.A mencakup seluruh aspek kehidupan. Trust me!

Hmm...berkata teerlalu jauh sepertinya. Tapi, ku dengar cerita di akhir buku sebelumnya menceritakan segala keindahan dan berkah yang luar biasa. Desember ceria. Begitu katanya. Aku turut senang. Berharap lembaran-lembaran berikutnya akan menjadi lebih indah dan sempurna. Meskipun tidak ada KESEMPURNAAN yang mutlak. Tapi, semua menjadi sempurna ketika kita bisa membuat ketidaksempurnaan menjadi suatu hal yang sempurna.

Yeah! Happy NEW BOOK everyone!
Be ready for the next journey!
You can make it and you can have it! :D

Desember 30, 2010

Memulai Kembali

Halooo, rasa-rasanya sudah lama saya tidak membiarkan jemari ini menari-nari mengikuti kata hati dan menyusuri setiap lekuk labirin otak kanan dan kiri untuk merangkai imajinasi indah maupun nakal. Bukan saya tidak ingin menuangkan semuanya, hanya saja sang waktu dan raga tak kuasa mensinkronisasikan diri atau mungkin saya yang terlalu terhanyut dalam realita yang kadang tidak cukup ditumpahkan dalam serangkaian kata. Entahlah.

Atau mungkin justru terlalu terbatasnya suara yang mampu menggemakan gaung kehidupannya. Sedikit karena mungkin hal itu dianggap sepele atau justru dianggap terlalu melampaui batas 'sepele'. Entahlah.

Yang pasti, mungkin ini waktu yang tepat untuk memulai kembali. Membiarkan jemari ini menelusuri setiap desahan nafas dan peluh yang tercipta demi sebuah dunia kecil bertajuk fenomena. Merapatkan mata, membuka lebar cakrawala dan memulai sebuah perjalanan panjang dengan segenap hati dan sepenuh jiwa.

Ya, kita makhluk yang bebas dengan keabstrakan nyawa yang justru memberikan berbagai warna. Jika dipadu-padukan justru menciptakan satu warna yang mutlak.
Entahlah.

Mungkin, sudah saatnya untuk memulai kembali.

Hei, tunggu!

Biarkan suara itu tetap menggema karena memulai bukan berarti mengakhiri.

September 09, 2010

My Rock and Roll (better DON'T READ it!)

I don't mean to be liberal or something, but somehow I just enjoy letting my minds grow little bit 'naughty' about how my life should be,
well, it doesn't mean I am wild, bitchy or something called 'out of track'.
NOPE! Not at all...
it just fantastic when you could see something from other different perspective, something that out of mainstream, something out of the box...Hmm, but wait a second, again I wanna tell you that it doesn't mean I move out from my box, okay?

This is another one....
Don't judge me for something well that you are not really sure what is it about?
you just know me from the surface...hell yeah you don't know me after all..
Don't catch me from the-so-called 'in-my-opinion' or 'as-I-know-about'...
wow, go ahead judging...I don't really care...I don't but yes YOU DO, right? Simply sorry I am not in #sigh#

Just gimme a space...
as long as I don't bother your own business, please don't give your shit of mine.
I don't mean to be sarcastic or what, I just need a space...hear what I said SPACE!
I don't ask you for money, house, or other luxuries stuffs...I just need a SPACE.

Hey this is my FUCKIN' LIFE, man!
You are not in because you will never know how 'FANTASTIC'' my life is, whoaaa yeah desperately 'FANTASTIC' you know,
poor, you don't even know what does 'FANTASTIC' really feel? is it full of ROCK, full of LAUGH or it is only about MISERY. Nobody knows coz' you never know.